Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

10 Fakta tentang Usamah bin Ladin yang Jarang Diketahui

Oleh Robert Musa Cerantonio

10 hal yang tidak kamu ketahui tentang Usamah bin Ladin:

1. Beliau selalu hidup dengan keluarga yang sangat besar. Beliau mempunyai 20 anak kandung dan beliau tumbuh memiliki 51 saudara dan saudari ketika beliau berumur 17 tahun.

2. Beliau adalah seorang yang sangat jangkung dengan tinggi 6'4 dan gemar bermain bola boli di mana ketinggiannya membantu dia menjadi pemain yang paling menonjol. Ketika mujahidin akan bermain bola voli di kamp-kamp, dikatakan setiap pemain berharap Usamah berada ada di timnya.

3. Ayah beliau, Muhammad bin Ladin secara pribadi memasok emas untuk atap Kubah Asy Syakrah di Yarussalam sebagai hadiah untuk umat muslim. Perusahaan kontraksi keluarga beliau mengerjakan perluasan terbesar dari 2 masjid palinh suci dalam Islam di Makkah dan Madinah.

4. Gurunya Brian Fyfirld-Shayler yang mengajarnya di Madrasah Ats Tsagir di Jiddah mengatakan tentang beliau, “Beliau akan menjadi salah satu dari lima pelajar terbaik dari segi pendidikan seusianya (di ’Arab Sa‘udi).” Beliau juga dikenal karena kecintaannya terhadap puisi. Beberapa puisinya sendiri telah diterbitkan dan sangat dipuji.

5. Beliau adalah penggemar Arsenal Football Club dan menghadiri 4 pertandingan di Stadion Highbury di North London selama musim 93-94.

6. Beliau dideskripsikan oleh Michael Scheuer yang merupakan Penasihat Khusus untuk Kepala Unit bin Laden (CIA) sebagai, “Saleh, berani, dermawan, cerdas, karismatik, penyabar, visioner, egaliter, dan yang paling penting, realistis.”

7. Meskipun kekayaannya sangat besar, beliau menjalani kehidupan yang sangat sederhana, lebih suka menggunakan kekayaannya untuk mendukung mujahidin. Setelah tinggal di beberapa daerah terpanas dan paling kering di dunia beliau dikenal karena penolakannya untuk minum air dengan es karena melihatnya sebagai kemewahan yang tidak diperlukan. Beliau melepaskan gaya hidup satu miliar orang untuk memperjuangkan Islam di beberapa tempat paling sulit di dunia.

8. Kelompok yang dipimpinnya pada awalnya tidak dikenal sebagai Kaidah, awalnya bernama Front Islam Global untuk Memerangi Orang-Orang Yahudi dan Tentara Islam. Nama Kaidah (yang berarti dasar/pangkalan dalam bahasa ‘Arab) kemudian diadopsi merujuk pada salah satu kaidah mereka yang digunakan dalam jihad melawan Soviet.

9. Beliau tidak didanai atau dilatih oleh CIA kapan pun, melainkan semua dana yang digunakan oleh kelompoknya berasal dari kekayaannya sendiri atau dari pertolongan kaum muslimin. Aliansi terbesarnya adalah bersama Santri (Thaliban) yang dipimpin oleh Mullah Muḥammad ʿ‘Umar yang menolak untuk menyerahkan Usamah kepada Amerika. Ketika Santri menaklukkan Jalalabad pada tahun 1996, para pemimpin Santri mengunjungi Usamah dan mengatakan kepadanya, "Kamu adalah Muhajir dan kami adalah Anshar. Kamu bukan hanya tamu kami dan kami pelayan, tapi kami juga melayani tanah yang kamu jalani." Terlepas dari dukungan dan kasih sayang yang ditunjukkan Santri kepada mujahidin ‘Arab, Usamah selalu mengesampingkan peran mereka dalam mengalahkan Soviet dengan menyatakan bahwa kemenangan datang pertama dari Allah dan kemudian mujahidin Afghanistan yang berani.

10. Meskipun dianggap bukan Islam oleh berbagai muslim yang menyimpang, beliau tidak diketahui membuat takfir (memvonis sebagai murtad) atas muslim yang lain, bahkan beliau berjuang bersama dan membantu para Shufi, Deo Bandi, Ikhwani, Tablighi, dan banyak kelompok lainnya di Afghanistan dan negara-negara lain. Gagasan bahwa Usamah adalah seorang fanatik Takfiri merupakan kebohongan yang jauh dari kebenaran, meskipun diserang dan dihina oleh banyak muslim, beliau tidak pernah dikenal menanggapi serangan-serangan seperti itu dan beliau tidak dikenal berkata buruk dalam menyebut muslim lainnya.

(https://mobile.facebook.com/boholdawahandguidancecenterinc/photos/a.432506046867313/446263702158214/?type=3&ref=opera_speed_dial&_ft_=mf_story_key.305589396802181%3Atop_level_post_id.305589396802181%3Atl_objid.305589396802181%3Acontent_owner_id_new.100020533699382%3Aoriginal_content_id.446263702158214%3Athrowback_story_fbid.305589396802181%3Apage_id.230812023703384%3Aphoto_id.446263702158214%3Astory_location.4%3Aattached_story_attachment_style.photo%3Apage_insights.%7B%22230812023703384%22%3A%7B%22page_id%22%3A230812023703384%2C%22actor_id%22%3A100020533699382%2C%22attached_story%22%3A%7B%22page_id%22%3A230812023703384%2C%22actor_id%22%3A230812023703384%2C%22dm%22%3A%7B%22isShare%22%3A0%2C%22originalPostOwnerID%22%3A0%7D%2C%22psn%22%3A%22EntComposerPhotoCreationStory%22%2C%22post_context%22%3A%7B%22object_fbtype%22%3A22%2C%22publish_time%22%3A1378208912%2C%22story_name%22%3A%22EntComposerPhotoCreationStory%22%2C%22story_fbid%22%3A%5B446265305491387%5D%7D%2C%22role%22%3A1%2C%22sl%22%3A4%7D%2C%22dm%22%3A%7B%22isShare%22%3A0%2C%22originalPostOwnerID%22%3A0%7D%2C%22psn%22%3A%22EntStatusCreationStory%22%2C%22role%22%3A1%2C%22sl%22%3A4%2C%22targets%22%3A%5B%7B%22actor_id%22%3A100020533699382%2C%22page_id%22%3A230812023703384%2C%22post_id%22%3A446265305491387%2C%22role%22%3A1%2C%22share_id%22%3A0%7D%5D%7D%7D%3Athid.100020533699382%3A306061129499414%3A2%3A1546329600%3A1577865599%3A6315399922474976850&__tn__=%2AsH-R)

Penulis: Robert Musa Cerantonio
Penerjemah: Muhammad Ibn Yusuf Al `Umari