Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Bolehkah Menghadiahkan Pahala Bacaan Al Qur'an?

Oleh Abu Muhammad Al Mishri

Pertanyaan:
Jazaakumulloh khoyron. Ada saudari lain bertanya; Bolehkah menghadiahkan pahala khatam Al-Qur-an kepada orang yang masih hidup karena ia tidak bisa baca misalkan disebabkan buta?

Jawaban:
Permasalahan ini terdapat perselisihan di antara ulama terbagi menjadi dua pendapat:

Pendapat pertama melarang, mereka berpendapat pahala bacaan Al-Qur-an tidak sampai kepada orang yang mau diberi hadiah dan ini adalah pendapat sekelompok dari Ahli Sunnah wal Jama'ah, mereka berdalil bahwa memberikan pahala baca Al-Qur-an tidak didapati di zaman salaf.

Pendapat kedua; boleh melakukan hal itu, mereka berpendapat bahwa memberikan hadiah bacaan kepada orang yang hidup maupun mati itu sampai, ini merupakan pendapat banyak ulama, juga pendapat mazhab Hanbali, al Ahnaf dan kebanyakan ulama kontemporer, inilah pendapat yang kuat In syaa-a Alloh. Sebagaimana hal sampainya pahala do'a dalam sedekah, puasa, dan haji. Dan semuanya itu ada dasarnya dalam hadits-hadits shohih yang dipastikan dari nabi shollaAllohu 'alayhi wa sallam, sabda shollaAllohu alayhi wa sallam: ŮŽ
"Barang siapa yang mati sedangkan dirinya masih punya hutang puasa, maka walinya yang menggantikan puasanya".

Sebagaimana perihal sampainya pahala ini maka pahala bacaan Al-Qur-an juga sampai, karena tidak ada bedanya antara manfaat pahala puasa dan haji dengan manfaat pahala bacaan Al-Qur-an. Rahasianya adalah bahwa pahala itu milik orang yang beramal maka apabila ia memberikan dan menghadiahkannya kepada saudaranya muslim maka Alloh akan menyampaikannya kepadanya. WaAllohu ta'ala a'lam...

Sumber: Abu Muhammad al-Misriy. Tanpa Tahun. Fatawa on The Air. Edisi ke-3. Diterjemahkan oleh: Hubbut Tauhid. Tanpa Tempat: Penyebar Berita.

Penulis: Abu Muhammad Al Mishri
Penerjemah: Hubbut Tauhid
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari