Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Haruskah Ada Mahram yang Balig Ketika Nazhar?

Oleh Turki Ibn Mubarak Al Binali

Pertanyaan:
Ini ada orang lain yang bertanya, salah satu tentara negara Islam telah melakukan khitbah (lamaran) kepada anak perempuan dari pamanku, tatkala ia ingin melihat (nazhar) anak perempuan ini dengan cara yang syar'i, maka ia masuk ruangan yang di dalamnya ada anak perempuan pamanku, ibunya, dan saudara laki-lakinya yang umurnya baru mencapai beberapa tahun saja, maka sebagian orang menyalahkanku dan berkata, "Dalam pertemuan ini harus ada mahram yang sudah balig dan apa yang terjadi ini adalah khalwat yang tidak diperbolehkan," maka apakah ucapan mereka ini benar?

Jawaban:
Ucapan mereka ini tidak benar, karena khalwat (berduaan yang dilarang dalam Islam) adalah seorang laki-laki melakukan pertemuan dengan seorang wanita asing (bukan mahramnya), adapun jika seorang laki-laki melakukan pertemuan dengan sejumlah wanita karena suatu keperluan atau karena ada uzur syar'i, seperti seorang laki-laki yang ingin melihat wanita yang ia lamar, maka ibu wanita yang dilamar boleh ikut dalam pertemuan, akan tetapi ibu wanita ini harus mengenakan hijab syar'i secara sempurna sehingga jauh dari sifat khalwat, dan dalam pertemuan seperti ini tidak diharuskan adanya seorang mahram atau wali yang ikut hadir, meskipun kehadirannya lebih utama dan sempurna.

Sumber: As-Syaykh al-Mujahid Turkiy bin Mubarok al-Bin’aliy rohimahulloh, Fatawa on The Air Edisi Ke-7, (Penyebar Berita: 1441 H), hlm. 16.

Penulis: Turki Ibn Mubarak Al Bin'ali
Penerjemah: Hubbut Tauhid
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al ‘Umari