Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Hukum Mengenakan Pakaian Berlambang Salib

Oleh Turki Ibn Mubarak Al Binali

Pertanyaan:
Apa hukum mengenakan pakaian yang berlambang salibnya orang-orang Kristen?

Jawaban:
Sebagian ulama berpendapat  bahwa mengenakan salib merupakan kufrun sharih (kekafiran yang nyata), sedang sebagian yang lain berpendapat bahwa hal itu adalah kufrun muhtamal (artinya dimungkinkan sebagai kekafiran). Pendapat yang kuat menurut saya adalah bahwa mengenakan salib merupakan kufrun sharih (kekafiran yang nyata) karena salib adalah berhala yang harus dihinakan, sedangkan mengenakannya berarti mengagungkannya. Salib juga tagut yang harus dikufuri, sedang mengenakannya akan menafikan pengingkaran terhadapnya. Lebih parah lagi, salib merupakan simbol akidah orang -orang Kristen dalam penyaliban Nabi 'Isa 'alaihis salam dan bentuk pendustaan terhadap Al Qur'an. Allah Ta'ala berfirman,
وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِن شُبِّهَ لَهُمْ
”Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka."
(QS  An Nisa': 157 )

Jadi, mengenakan salib berarti mengakui akidah kafir tersebut. Oleh karena itu, siapa yang mengenakan pakaian yang bersalib, padahal dia tahu bahwa hal itu benar-benar salib, bukan sekadar mirip salib, berarti dia telah kafir. Kita berlindung kepada Allah Ta'ala.

Sumber: Saluran Telegram, Just Sharing, dengan penyesuaian.

Penulis: Turki Ibn Mubarak Al Bin'ali
Penerjemah: Syajarun Nakhlah Ath Thayyibah
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari