Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Jangan Mengambil Ilmu dari Ulama Murji'ah

Oleh Abu Ali Al Anbari

Aku mengingatkan kepada kalian tentang para ulama irja', di mana pun kalian menemukannya, maka mereka pasti mencintai para thawaghit.

Khalifah Al Ma'mun Al 'Abbasi bertanya kepada ulama tabi'in.

Dia bertanya, “Apa itu irja'?”

Mereka menjawab , "Irja’ adalah sebuah agama yang mencintai para penguasa."

Sejak Kekhalifahan 'Abbasiyyah hingga saat ini. Murji'ah sangat dekat dengan para penguasa...! Contohnya seperti 'Ali Al Halabi, Al Atsari, Madhkali, Rabi'i, dan lain lain, kalian tidak boleh mengambil ilmu agama dari mereka karena akidah mereka bukan di atas manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Mereka memisahkan amal dengan iman.

Menurut Murji'ah, sudah cukup dengan mengatakan laa illaha illallah, maka iman sudah sejajar dengan malaikat Jibril. Walaupun mengucapkannya hanya sekali, kalian akan masuk surga walaupun kalian mengerjakan dosa dosa besar dalam kehidupan kalian. Akidah mereka di bangun di atas pemikiran yang rusak.

Mereka mengimani bahwa para thawaghit adalah pemimpin kaum muslimin dan wajib taat kepada mereka, sedangkan jika melawan thawaghit supaya menerapkan hukum Allah, maka Murji'ah akan menyatakan serta memanggil mereka (mujahidin) Khawarij.
Mereka berkata kepada para thawaghit bahwa membunuh mujahidin akan mendapatkan pahala yang besar dan apabila mujahidin terbunuh, maka Murji'ah berkata, bahwa mereka akan menjadi anjing anjing neraka. Murji'ah pun berkata kepada militer dan polisi, jika kamu berperang dengan Khawarij lalu terbunuh, maka kamu akan mendapatkan syahid.

Para Murji'ah adalah kaki tangan para thawaghit, mereka merasa nyaman dengan thawaghit, padahal thawaghit itu sendiri menganggap diri mereka bukan seorang muslim.

Iyyad ‘Alawi, ia merupakan seorang Syi'ah, komunis, dan nasionalis, tapi Murji'ah mengganggap dia sebagai pemimpin kaum muslimin dan harus menaatinya. Akan tetapi kami untuk ber-mimpi pun tidak! Jika kami harus memanggil ia seorang muslim, padahal dia adalah seorang nasionalis, komunis, dan Rafidhah. Kemudian Murji'ah menyatakan bahwa dia adalah seorang pemimpin yang harus ditaati?!

Kami harus taat pada Al Maliki? Bagaimana bisa taat kepada Al Maliki sedangkan ia adalah seorang Syi'ah yang najis!?

Inilah kerusakan akidah Murji'ah, maka janganlah kamu mengambil akidahnya karena mereka akan membawamu ke gerbang neraka dan kita berlindung kepada Allah dari akidah Murji'ah.

Penulis: Abu 'Ali Al Anbari
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari