Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Kemuliaan Itu dengan Syariat Islam

Oleh Turki Ibn Mubarak Al Binali

'Izzah (kemuliaan) itu ada pada syariat Allah, ada pada berhukum dengan syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala mengenai (urusan) manusia dan negara.

Nabi shalallahu 'alaihi wa alihi wa salam bersabda, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dalam Musnad-nya dan Al Bukhari dalam Adabul Mufrad,
مَنْ تَعَزَّى بِعَزَاءِ الْجَاهِلِيَّةِ فَأَعِضُّوهُ وَلَا تَكْنُوا
"Siapa yang membangga-banggakan diri dengan kebanggaan jahiliah, gigitlah ia (tahanlah) dan jangan (diterus-teruskan hingga) dinyatakan terang-terangan."

Yakni barangsiapa yang mencari kebanggaan dengan kebanggaan jahiliah, apa-apa yang dibanggakan oleh orang-orang jahiliah, baik jahiliah terdahulu maupun jahilia modern.

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ
"Apakah hukum jahiliah yang mereka ingini?"

Barang siapa yang mencari 'izzah (kemuliaan) pada selain syariat Allah, sebagaimana sabda Nabi shalallahu 'alaihi wa alihi wa salam, “Siapa yang membangga-banggakan diri dengan kebanggaan jahiliah,” siapa yang membangga-banggakan diri dengan demokrasi, sosialisme, komunisme, sekularisme, atau liberalisme, maka gigitlah ia (tahanlah) dan jangan (diterus-teruskan hingga) dinyatakan terang-terangan. Hal ini sebagai pencelaan terhadapnya dan penghinaan terhadap perbuatannya.

(Khotbah Syari‘atu Hayyah)

Sumber: Saluran Telegram, Sabilun Nashr

Penulis: Turki Ibn Mubarak Al Bin'ali
Penerjemah: Abu Mu'adz Al Jawi
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari