Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Mengapa Kita Tawaqquf dari Membicarakan Syaikh ‘Utsaimin dan bin Baz?

Oleh Abu Ali Al Anbari

Pertanyaan:
Wahai, Syaikh. Mengapa terjadi sikap tawaqquf terhadap Ibnu Baz dan Ibnu ‘Utsaimin, padahal mereka membolehkan tentara Amerika masuk ke negeri ‘Iraq pada tahun 1991 M? Adapun sekarang bagaimana kita meyakini mereka? Itukan sikap masa lalu.

Jawaban:
Ini intruksi dari Asy Syaikh Abu Mush'ab Az Zarqawi. Saya memohon kepada Allah Tabaaroka wa Ta'ala agar menerimanya. Pada waktu itu beliau memberikan intruksi agar menahan lisan kami dari membicarakan mereka. Karena ikhwan-ikhwan yang datang dari Jazirah (sebagaimana yang antum ketahui) mereka dibesarkan di masjid-masjid dan dibesarkan melalui para syaikh tersebut dan para ikhwan menganggap mereka itu ulama. Maka ketika mereka (ikhwan Jazirah) datang berhijrah untuk berjihad di jalan Allah, tetapi justru dikatakan kepadanya, "Fulan ini murtad dan fulan itu murtad," maka ikhwan itu akan marah, maka hal ini menyebabkan banyak masalah di beberapa tempat, sebagian ikhwan ada yang ingin pulang dengan alasan, 'bagaimana kalian bisa mengafirkan mereka?’ Tetapi setelah dia tetap tinggal dan terjun berjihad mulailah terungkap apa permasalahan sebenarnya, maka dari sinilah kita bersikap tawaqquf.

Kita tetap tidak membicarakan mereka. Lakukanlah apa yang dulu mereka lakukan. Lakukanlan apa yang dulu mereka lakukan.

(Pengajian Masail min Fiqhin Nawazil terbitan Yayasan Pengetahuan Turats)

Penulis: Abu 'Ali Al Anbari
Penerjemah: Hubbut Tauhid
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari